This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 30 Maret 2015

HUBUNGAN BUDAYA DAN SASTRA

Budaya
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia.
Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.

Definisi budaya
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya, dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar, dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam" di Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina.
Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logisyang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.
Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.

Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.
Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual, dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan, dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan, dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.
Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku, dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya

Sastra
Sastra (Sanskerta: शास्त्र, shastra) merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta śāstra, yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pedoman", dari kata dasar śās-yang berarti "instruksi" atau "ajaran". Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.
Yang agak bias adalah pemakaian istilah sastra dan sastrawi. Segmentasi sastra lebih mengacu sesuai defenisinya sebagai sekedar teks. Sedang sastrawi lebih mengarah pada sastra yang kental nuansa puitis atau abstraknya. Istilah sastrawan adalah salah satu contohnya, diartikan sebagai orang yang menggeluti sastrawi, bukan sastra.
Selain itu dalam arti kesusastraan, sastra bisa dibagi menjadi sastra tertulis atau sastra lisan (sastra oral). Di sini sastra tidak banyak berhubungan dengan tulisan, tetapi dengan bahasa yang dijadikan wahana untuk mengekspresikan pengalaman atau pemikiran tertentu.
Biasanya kesusastraan dibagi menurut daerah geografis atau bahasa.

Jadi, yang termasuk dalam kategori Sastra adalah:
• Novel
• Cerita/cerpen (tertulis/lisan)
• Syair
• Pantun
• Sandiwara/drama
• Lukisan/kaligrafi

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sastra

Kesimpulan
Sastra berhubungan dengan Bahasa yang dijadikan wahana untuk mengekspresikan pengalaman atau pemikiran tertentu. Dimana Bahasa adalah alat atau perwujudan Budaya yang digunakan manusia untuk saling berkomunikasi atau berhubungan, baik lewat tulisan, lisan, ataupun gerakan (bahasa isyarat), jadi budaya dengan sastra adalah hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain karena memiliki ketergantungan satu sama lain. Sebagai contoh, ada yang mengatakan bahwa bahasa sangat dipengaruhi oleh budaya, sehingga segala hal yang terdapat dalam kebudayaan akan tercermin di dalam bahasa.

PUISI :

ALAM

Dikala sejukmu masih terasa
Dikala hijaumu masih terlihat dimata

Tak pernah terbesit untuk bisa menjaga
Tak pernah terbesit untuk bisa merasa

Merasa akan keindahan yang telah tercipta
Merasa akan semua yang telah terlebih dahulu ada

Yang tertinggal hanyalah cerita untuk mereka
Yang tertinggal hanyalah bencana untuk mereka

MEREKA,
Anak Cucu kita Kelak

Minggu, 08 Maret 2015

HUBUNGAN ILMU BUDAYA DASAR DENGAN SISTEM INFORMASI

Pengertian Ilmu Budaya Dasar

            Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang kosep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.

Tujuan Ilmu Budaya Dasar

            Diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Ilmu Budaya Dasar semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.
            Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut Ilmu Budaya Dasar Diharapkan dapat :
1)    Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya.
2)    Memberi kesempatan pada mahasiwa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
3)    Mengusahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Para akademisi diharapkan akan lebih lancar dalam berkomunikasi.


Hubungan Ilmu Budaya Dasar dengan Sistem Informasi

Sistem Informasi dan Ilmu Budaya Dasar mempunyai keterkaitan yang erat karena keduannya saling melengkapi satu sama lain. Sebuah Sistem Informasi yang dapat memberikan informasi berupa berbagai pengetahuan, baik lisan maupun tulisan dan Ilmu Budaya Dasar yang mengajarkan konsep dasar kemanusiaan .

Kemudahan mengakses informasi saat ini baiknya dapat digunakan sesuai dengan kaidahnya, agar informasi yang telah di sajikan dapat menghasilkan sebuah manfaat . Informasi dan komunikasi yang baik akan menghasilkan sebuah sinkronisasi budaya yang baik. Yang terpenting adalah Ilmu Budaya Dasar memberikan kita sebuah pedoman dalam mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran, terutama berkaitan dengan masalah kemanusiaan dan kebudayaan agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran seseorang terhadap lingkungan dan ilmu pengetahuan serta teknologi semakin peka.

Sistem Informasi memberikan kemudahan melalui media internet tersebut, kemajuan ini akan menjadi sorotan utama saat ini. Kemajuan dibidang ini bisa mempengaruhi kebudayaan disetiap Negara dan menembus batas-batas budaya yang telah diterapkan dinegara masing-masing. Adanya hubungan timbal balik antara Sistem Informasi dengan Ilmu Budaya Dasar. Contohnya Ilmu Budaya Dasar mempelajari tentang budaya, Budaya tersebut dapat disebarluaskan dan diperkenalkan oleh teknologi terkini yang kita sebut dengan media internet.


Kesimpulan :

Terjadi hubungan yang sangat erat antara Sistem Informasi dengan Ilmu Budaya Dasar. Mereka yang professional dibidang informasi diharapkan juga mampu melihat mengenai masalah-masalah manusia dan budaya. Memperluas wawasan mereka dalam menyesuaikan dengan lingkungannya, peka terhadap lingkungan budaya serta kritis terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kemanusiaan dan budaya, dan dapat mengimplementasikannya di bidang Sistem Informasi.



Sumber :
http://edelweistyasayu.blogspot.com/2012/11/pengertian-ilmu-budaya-dasar-dan.html
http://simkusimmujuga.blogspot.com/2010/05/hubungan-sistem-informasi-dan-ilmu.html 

Minggu, 25 Januari 2015

TUGAS ISD (SOFTSKILL)



PENGERTIAN ILMU SOSIAL DASAR

Berdasarkan sumber filsafat, Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial, khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta,konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial seperti: sejarah, ekonomi, geografi sosial, sosiologi, antropologi, psykologi sosial.

Ilmu Sosial Dasar tidak merupakan gabungan dari ilmu-ilmu sossial yang dipadukan, karena masing masing sebagai disiplin ilmu memiliki obyek dan metode ilmiahnya sendiri- sendiri yang tidak mungkin dipadukan.

Ilmu Sosial Dasar bukan merupakan disiplin ilmu tersendiri, karena ilmu sosial dasar tidak mempunyai obyek dan metode ilmiah tersendiri. Dan juga ia tidak mengambangkan suatu peneitian sebagai mana disiplin ilmu lainnya.


Sumber : http://www.google.co.id/url?sa=t&source=web&cd=2&ved=0CB8QFjAB&url=http%3A%2F%2Felearning.gunadarma.ac.id%2Fdocmodul%2Fmkdu_isd%2Fbab1-ilmu_sosial_dasar_sebagai_salah_satu_mata_kuliah_umum.pdf&rct=j&q=ilmu%20sosial%20dasar%20gunaddarma&ei=NcbEVKitCMnk8AX7qIDgCw&usg=AFQjCNEi9jq1GvMpQrS7qDJ-N9FOg-YqNg&bvm=bv.84349003,d.dGc


MENGENAI FENOMENA SOSIAL

Istilah ini digunakan untuk menunjukan suatu gejala tidak biasa yang tengah terjadi di masyarakat. Selain itu fenomena sosial dalam ilmu sosial juga sering di kaitkan dengan lahirnya sebuah teori sosial.

Fenomena sosial lahir dari perilaku manusia dalam kehidupan sosialnya dan membentuk suatu gejala-gejala sosial menjadi fakta atau kondisi tertentu. Pembentukan suatu fenomena ini membutuhkan waktu serta gejala yang berulan-ulang dan diikuti oleh banyak orang sehingga menjadi perhatian masyarakat. Manusia sebagai subyek munculnya fenomena ini merupakan makhluk dengan sifat yang berbeda-beda, tetapipi cenderung kepada hal hal yang menuju pada suatu kesamaan.

Sifat manuasia yang demikian, menjadikan manusia gemar untuk meniru. Oleh karena itu, ketika suatu gejala sosial ditiru oleh beberapa kelompok manusia, terjadi berulang-ulang, dan semakin banyak, maka gejala tersebut akan menjadi suatu fenomena sosial.

Sumber : http://www.anneahira.com/fenomena-sosial.htm


REVIEW FILM “Jokowi Adalah Kita”



Tayang               : 20 November 2014
Genre                 : Drama
Sutradara           : Rony Mepet
Produser            : KK Dheeraj
Penulis               : Joko Nugroho, Binsar Sihombing
Produksi            : K2K Pictures
Durasi                : 90 menit
Pemain               : -  Ben Joshua
     -  Agustin Tiady
     -  Sylvia Fully

Film ini bercerita tentang kesuksesan Gubernur DKI Jakarta "Joko Widodo" menjadi Presiden Republik Indonesia, menjadi sejarah baru bagi Indonesia. Pria kelahiran Surakarta itu memang punya kisah yang unik. Tanpa banyak berbicara, Jokowi secara perlahan mampu membuktikan bahwa dirinya adalah sosok yang pantas ditunjuk sebagai seorang pemimpin. Awalnya ia terpilih sebagai walikota Surakarta pada tahun 2005. Setelah berprestasi membuat Surakarta jadi kota yang jauh lebih baik, ia pun mengembangkan sayap dan menjadi Gubernur ibu kota Jakarta per-tahun 2012.

Terdengar mudah memang, namun dalam prosesnya sendiri Jokowi menemui berbagai macam masalah. Meskipun begitu, keluarga dan istrinya berperan penting sebagai pendukung pria berusia 53 tahun itu hingga mampu berprestasi. Di film ini selain Jokowi sebagai pemimpin, juga menunjukkan Jokowi sebagai seorang suami dan kepala keluarga di rumah. Canda ria, kedekatan dengan anak, Cinta jokowi terhadap istrinya dan bagaimana Jokowi mendapat dukungan penuh dari sang istri. Semua kisah naik turun dari Jokowi, Keluarga dan ketika Jokowi bersama Ahok sudah dibungkus rapi dalam film (Jokowi Adalah Kita). Sebuah cerita tentang Presiden pertama kita yang lahir dari pilihan rakyat indonesia.





ANALISA FILM
  •   Alur cerita yang ditampilkan diplotkan antara menjadi Gubernur DKI hingga menjadi Presiden. Menarik melihat sisi beliau selama menjadi gubernur yang diangkat dari sisi sinemas. Khususnya, para pemeran Jokowi, Istri dan Ahok.
  • film ini memberi efek kekaguman yang dapat diambil dari sisi kesabaran beliau setiap mendapatkan masalah. Tak ketinggalan pula negoisasi ala meja makan yang menjadi ciri khas beliau lainnya yang sangat ampuh untuk meredam berbagai pertikaian
  • Rasa kagum, bangga, yang disajikan dari keseharian Jokowi menjadi daya tarik tersendiri selain sisi romantis beliau dan Istri.


Namun amat di sayangkan film ini ditarik dari pasaran sehari setelah tayang perdana pada 20 November 2014, dikarenakan politik indonesia yang sedang panas akibat pemerintah mengurangi subsidi BBM.




Kamis, 20 November 2014

PENGARUH AGAMA ISLAM, HINDU BUDDHA YANG PERNAH MASUK KE INDONESIA


 1.       PENGARUH AGAMA HINDU BUDDHA YANG MASUK KE INDONESIA

Pada awal abad Masehi, masyarakat Nusantara telah menjalin hubungan dengan bangsa – bangsa di Asia, terutama India dan Cina. Orang – orang India datang ke nusantara dalam jumlah besar dan berhasil membangun pemukiman. Mereka terdiri atas kaum pedagang, pendeta, dan kelompok lainnya.

Masuknya Agama Hindu buddha dalam kebudayaan di nusantara mempengaruhi  pemerintahan , asrsitektur, kesusastraan, tulisan dan bahasa, dan sistem penanggalan.

Ø  Di bidang pemerintahan
Sistempemerintahan kerajaan dikenal oleh orang-orang India. Dalam sistem ini, kelompok-kelompok kecil masyrakat bersatu dengan kepemilikan wilayah yang luas. Kepal suku yang terbaik dan terkuat berhak atas tampuk kekuasaan kerajaan.

Ø  Di Bidang arsitektur (seni bangunan)
Peninggalan arsitekttur bercorak Hindu-Buddha terdiri dari seni bangunan bersifat sakral dan profan. Seni bangunan bersifat sakral adalah bangunan yang berkaitan dengan keagamaan. Contohnya candi, stupa, arca, dan wihara. Seni bangunan bersifat profan adalah bangunan-bangunan biasa yang tidak bersangkutan dangan agama atau tujuan keagamaan. Contohnya kraton, petirtaan, gapura, dan pertapaan.

Ø  Di bidang Kesusastraan
Berkembangnya pengruh india di indonesia membawa pengaruh besar dalam bidang kesusastraan. Karya sastra terkenal yang dibawa orang-orang india adalah kitab Ramayana dan Mahabharata. Keberadaan kitab-kitab itu telah memacu para pujangga Nusantara untuk menghasilkan karya-karya satra sendiri yang sesuai dengan tradisi dan budaya masyarakat.

Ø  Tulisan dan Bahasa
Kerajaan-kerjaan Hindu-Buddha di indonesia meninggalkan beberapa prasasti  ang sebaigian menggunakan huruf Pallawa dan Sanskerta. Tulisan dan bahasa itu disampaikan kaum brahmana India kepada kalangan istana.

Ø  Sistem Penanggalan
Di India dikenal perhitungan tahun berdasarkan peredaran bulan, yakni 1 tahun sama dengan 12 bulan, 1 bulan sama dengna 29 hari (tithi). Juga perhitungan tahun berdasarkanperdaran matahari yang terkenal dengan nama tarikh saka, yang digunakan semenjak kekuasaan Raja Kaniska.


2.       PENGARUH AGAMA ISLAM YANG MASUK KE INDONESIA

Agama Islam tumbuh dan berkembang di Nusan tara karena peran para pedagang, mubalig, dan ahli tasawuf. Para pedagang, mubalig, dan ahli tasawuf menyebarkan nilai-nilai agama islam tanpa kekerasan. Nilai-nilai ajaran Islam itu disampaikan melalui saluran perdagangan, perkawinan, tawauf, pendidikan, dan kesenian.

Masuknya Agama Islam dalam kebudayaan di nusantara mempengaruhi  Seni Sastra, Tradisi dan Upacara, serta Seni Bangun, Seni Pahat dan Seni Ukir.

Ø  Seni Sastra
Peninggalan karya sastra bercorak Islam di indonesia dapat dibagi ke dalam 4 kelompok, yaitu hikayat, babad, syair, dan suluk.

Ø  Tradisi dan Upacara
Kebudayaan Islam yang datang ke Nusantara mengalami akulturasi (percampuran) dengan tradisi dan upacara masyarakat setempat. Tradisi dan upacara yang biasa dilakuakan penganut animis-me, dinamisme, Hindu, dan Buddha, ternyata dalam beberapa hal dipraktikan dalam keagamaan masyarakat islam.

Ø  Seni Bangun, Seni Pahat, dan Seni Ukir
Seni Bangun, Seni Pahat, dan Seni Ukir meliputi masjid, makam, dan kaligrafi







 pustaka :
Kurnia, Anwar. 2009. IPS terpadu 1. Jakarta: Yudhistira




Kamis, 30 Oktober 2014

PENGERTIAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN MAKHLUK SOSIAL

A.      MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU
                Pengertian manusia sebagai makhluk individu mengarah kepada karakteristik khas yang dimiliki manusia sebagai makhluk hidup yang membedakan dirinya dengan makhluk hidup yang lain, serta dengan manusia yang lain. Karakteristik khas yang dimiliki setiap manusia, dan berbeda dengan manusia yang lain ini meliputi fisik, kepribadian, yaitu,  sifat khas yang dimiliki seseorang, sifat, sikap, temperamen, watak (karakter), tipe, dan minat. Dalam hal tertentu, setiap manusia adalah sama seperti semua manusia yang lain, sama seperti beberapa manusia lain dan berbeda dengan manusia lain.
                Kharakteristik khas ini dimiliki oleh setiap manusia, tetapi tiap manusia memiliki kekhasan yang berbeda. Misalnya saja,” setiap manusia membutuhkan makanan, tetapi tidak setiap manusia memerlukan nasi untuk memenuhi kebutuhan makanannya, karena ada manusia makanannya dari roti, sagu, dan jagung,bahkan dari umbi umbian. Demikian halnya dengan jumlahnya”. Inilah yang menyebabkan manusia itu dikategorikan sebagai makhluk individu.
                Sebagai makhluk individu, manusia mempunyai keinginan, kebutuhan, kebiasaan, cita cita yang berbeda antar satu dengan yang lainnya, walaupun mereka saudara kandung, bertempat tinggal di lokasi yang sama. Dan tidur atau sekolah di tempat yang sama.

B.      MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL
                Manusia diciptakan Tuhan Yang Maha Esa dengan berbagai karunia, salah satunya naluri untuk hidup bersama. Manusia tidak dapat hidup tanpa manusia lainnya. Hampir semua kegiatan dalam hidupnya berhubungan erat dengan kehidupan manusia lain. Karena itulah manusia disebut makhluk social ( homo socius ). Sejak manusia dilahirkan bahkan masih dalam kangungan, manusia membutuhkan bantuan orang lain. Seiring perjanan waktu, kebutuhan manusiapun semakin bertambah. Bayi banyak membutuhkan segala sesuatu yang berhubungn dengan ibu.
                Beranjak menjadi anak – anak, ia pun membutuhkan teman sepermainan dan teman sekolah. Hal ini menunjukan bahwa manusia ingin hidup berkelompok, manusia akan lebih mudah mengahadapi dan mengatasi berbagai tantangan hidup. Sifat berkelompok pada manusia didasari pada kepemilikan kemampuan untuk berkomunikasi, mengungkapkan rasa dan kemampuan untuk saling bekerja sama.


sumber :
kurnia anwar, 2009. IPS terpadu.jakarta : yudhistira
rochmadi nur wahyu, 2008. ilmu pengetahuan sosial jilid 1. jakarta : direktorat pembinaan sekolah menengah kejuruan